Kumpulan Puisi Adiwiata
Puisi Adiwiyata
SEKOLAH ADIWIYATA
Disepanjang jalan yang kususuri
Bersama deru angin ini
Ingin ku ikrarkan sebuah janji
Bahwaku dan hatiku akan selalu disini
Melihatmu …
Merasakanmu…
Membuat hati ini sejenak rindu
Pada kesejukan…
Pada kedamaian…
Pada keasrian…
Pesona jiwamu…
Wahai sekolah adiwiyataku…
____________________________________________
HIJAU UNTUK HARI ESOK
Pandanganku jauh terawang
Melihat hijau yang telah memudar
Desiran rumput terdengar sunyi, udara terhirup pengap
Dan pohon mulai berseru
Mereka meminta kawan
Merintih kesepian , tanpa ada yang mendegarnya
____________________________________________
TAKKAN LAGI BERSAMA ALAM
Takkan lagi aku menari bersama alam
Sementara jemari kecilku selalu mencabik-cabiknya
Takkan lagi aku berkejaran bersama angin
Sementara asap pembual selalu melahapnya
Takkan lagi aku bernyanyi dengan Kicauan burung
Sementara para pelatuk menerpannya
Takkan lagi aku bersemi dibalik karanglaut dan gemuruh ombak dipantai
Sementara limbah hitam meludahi kesuciannya
Akankah aku bisa merasakan seperti dulu
Mungkin, itu hanya mimpi........
Semua sudah sirna...
Bumiku sudah hancur, rusak, jorok..
Andaikan bumi tidak cinta kepada manusia
Mungkin bumi tidak mau berotasi
Aku malu kepada Tuhan.
Yang menciptakan sebagai khalifah
Tapi manusia seolah berpura tuli
Terhadap amanah itu..
Yang setiap hari selalu menggerogoti organ dalam bumi.
____________________________________________
PUISI SEKOLAH ADIWIYATA
Sekolah Adiwiyata
Di saat kerlap kerlip bintang mulai memudar
Berganti dengan cahaya mentari yang bersinar
Aku terus melangkah dengan pasti
Memasuki sekolah yng ku banggakan ini
Dengan pmandangan Indah nan elok
Di bawah hamparan langit yang membentang luas
Dengan pepohonan di segala sisi
Sebagai penghias bangunan tua di sekolah ini
Burung-burung berkicau
Membuat lingkungan sekolahku lebih berarti
Aku bangga dengan sekolahku
Karena sekolahku... sekolah Adiwiyata
____________________________________________
KEBERSIHAN SEKOLAH
aku berjalan
menelusur lorongan-lorongan jalan
Kiri kanan sampah menggunung
menjelma salju dan kabut
Menanti jangkauan uluran tangan
Dalam hati ini terasa ada sentuhan
Dalam telinga terasa ada bisikan
Dalam mata ini memancarkan keharuman
Ketika minggu dating menjelang
Ketika kesibukan berkurang
Kuajak teman sekampungku halamanku
Berkerja bakti membersikan lingkungan
Lingkungan bersih kita ciptakan
Lingkungan sehat selalu kita dambakan
Orang-orang bijak sering mengatakan
Kebersihan pangkal kesehatan.
________________________________________
CINTA LINGKUNGAN
Mari teman, mari kemari
Kita singsingkan lengan baju
Kita bersihkan rumah
Kita bersihkan lingkungan
Kita jaga selalu kebersihan
Jangan biarkan sampah berserakan
Buanglah sampah pada tempatnya
Kita cinta kebersihan
Rumah bersih nyaman
Lingkungan bersih sehat
____________________________________________
MEMBACA TANDA TANDA
Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan
Meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
Tapi, kini kita telah mulai merindukanya
Kita saksikan udara abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau yang semakin surut tampaknya
Burug-burung kecil tak lagi berkicau di pagi hari
Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan
Kita saksikan gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa banjir
Banjir membawa air
Air mata
Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda
Disepanjang jalan yang kususuri
Bersama deru angin ini
Ingin ku ikrarkan sebuah janji
Bahwaku dan hatiku akan selalu disini
Melihatmu …
Merasakanmu…
Membuat hati ini sejenak rindu
Pada kesejukan…
Pada kedamaian…
Pada keasrian…
Pesona jiwamu…
Wahai sekolah adiwiyataku…
____________________________________________
HIJAU UNTUK HARI ESOK
Pandanganku jauh terawang
Melihat hijau yang telah memudar
Desiran rumput terdengar sunyi, udara terhirup pengap
Dan pohon mulai berseru
Mereka meminta kawan
Merintih kesepian , tanpa ada yang mendegarnya
____________________________________________
TAKKAN LAGI BERSAMA ALAM
Takkan lagi aku menari bersama alam
Sementara jemari kecilku selalu mencabik-cabiknya
Takkan lagi aku berkejaran bersama angin
Sementara asap pembual selalu melahapnya
Takkan lagi aku bernyanyi dengan Kicauan burung
Sementara para pelatuk menerpannya
Takkan lagi aku bersemi dibalik karanglaut dan gemuruh ombak dipantai
Sementara limbah hitam meludahi kesuciannya
Akankah aku bisa merasakan seperti dulu
Mungkin, itu hanya mimpi........
Semua sudah sirna...
Bumiku sudah hancur, rusak, jorok..
Andaikan bumi tidak cinta kepada manusia
Mungkin bumi tidak mau berotasi
Aku malu kepada Tuhan.
Yang menciptakan sebagai khalifah
Tapi manusia seolah berpura tuli
Terhadap amanah itu..
Yang setiap hari selalu menggerogoti organ dalam bumi.
____________________________________________
PUISI SEKOLAH ADIWIYATA
Sekolah Adiwiyata
Di saat kerlap kerlip bintang mulai memudar
Berganti dengan cahaya mentari yang bersinar
Aku terus melangkah dengan pasti
Memasuki sekolah yng ku banggakan ini
Dengan pmandangan Indah nan elok
Di bawah hamparan langit yang membentang luas
Dengan pepohonan di segala sisi
Sebagai penghias bangunan tua di sekolah ini
Burung-burung berkicau
Membuat lingkungan sekolahku lebih berarti
Aku bangga dengan sekolahku
Karena sekolahku... sekolah Adiwiyata
____________________________________________
KEBERSIHAN SEKOLAH
aku berjalan
menelusur lorongan-lorongan jalan
Kiri kanan sampah menggunung
menjelma salju dan kabut
Menanti jangkauan uluran tangan
Dalam hati ini terasa ada sentuhan
Dalam telinga terasa ada bisikan
Dalam mata ini memancarkan keharuman
Ketika minggu dating menjelang
Ketika kesibukan berkurang
Kuajak teman sekampungku halamanku
Berkerja bakti membersikan lingkungan
Lingkungan bersih kita ciptakan
Lingkungan sehat selalu kita dambakan
Orang-orang bijak sering mengatakan
Kebersihan pangkal kesehatan.
________________________________________
CINTA LINGKUNGAN
Mari teman, mari kemari
Kita singsingkan lengan baju
Kita bersihkan rumah
Kita bersihkan lingkungan
Kita jaga selalu kebersihan
Jangan biarkan sampah berserakan
Buanglah sampah pada tempatnya
Kita cinta kebersihan
Rumah bersih nyaman
Lingkungan bersih sehat
____________________________________________
MEMBACA TANDA TANDA
Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan
Meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
Tapi, kini kita telah mulai merindukanya
Kita saksikan udara abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau yang semakin surut tampaknya
Burug-burung kecil tak lagi berkicau di pagi hari
Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan
Kita saksikan gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa banjir
Banjir membawa air
Air mata
Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda
sumber : http://athiyazf.blogspot.co.id
Komentar
Posting Komentar